WCCNMedia

Tag: Wonosobo

Geografi Kabupaten Wonosobo

Wonosobo
Kondisi Wilayah Kabupaten Wonosobo merupakan daerah pegunungan dengan ketinggian lokasi antara 250 m hingga 2.250 m diatas permukaan laut termasuk dalam jenis pegunungan muda dengan lembah yang curam. Secara geografis Kabupaten Wonosobo memiliki luas w98.448 ha (984,68 Km2) terletak dibebatuan prakwaker. Keadaan demikian sering menyebabkan timbul bencana alam terutama dimusim penghujan seperti tanah longsor (land slide), gerakan tanah runtuh dan gerakan merayap. Kondisi Wonosobo yang subur sangat mendukung untuk pengembangan pertanian sebagai mata pencaharian utama masyarakat Wonosobo. Pada sektor pertanian ini memiliki komoditas antara lain Padi, Teh, Tembakau, kopi dan berbagai jenis sayuran serta tanaman hortikultura lainnya. Wonosobo yang memiliki suhu udara antara 14,3 - 26,5 °C s

Pengertian Lambang Daerah Kabupaten Wonosobo

Wonosobo
Bentuk Lambang Daerah "Swantantra Wonosobo" adalah berdasarkan Surat Keputusan DPRD Swatantra Tingkat II Wonosobo Nomor SK. 58/DPRD/44 tanggal 22 Desember 1958, yang disahkan oleh Presiden RI dengan Keputusan Nomor 186 tahun 1960. Lambang Daerah Swatantra Wonosobo adalah sebagai berikut: Bentuk: Perisai Warna Dasar: Hitam dan Hijau Perbandingan ukuran dalam bidang adalah 5 : 7 Didalamnya terlukis Dwi Arga, yang diantaranya terdapat garis lurus ke bawah dan di sebelah bawahnya lima garis yang berlengkung, masing-masing sepuluh buah dengan warna kuning keemasan Tulisan-tulisan dengan huruf berwarna merah di atas putih di dalam pita: Di sebelah atas luar lukisan terdapat suryo sengkalang yang berbunyi "SABDA PANDAWA RAGA NYAWIJI" dalam huruf Jawa Di sebelah bawah d...
Ketepatan Konsep Smart City Dalam Pembangunan Kota

Ketepatan Konsep Smart City Dalam Pembangunan Kota

Smart City
Sebagaimana dilansir dari media Antara, Kementerian Komunikasi dan Informatika mencanangkan gerakan menuju 100 Kota Pintar (Smart City) dengan membentuk 25 kota pintar di 25 kabupaten/ kota. Disebutkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, saat ini banyak kota berlomba-lomba membangun smart city. Memang konsep pembangunan kota dengan pengedepanan Smart City sedang marak dibicarakan di kalangan pemerintahan di Indonesia. Maraknya pembahasan dan ide-ide ini berasal dari penilaian pemerintah atas kemampuan ide pembangunan smart city dalam mengatasi banyak masalah di tiap kota, baik kamacetan, keamanan warga kota, sampai penumpukan sampah. Penekanan pembangunan smart city dengan penggunaan teknologi dan informasi dalam kehidupan sehari-hari diharapkan menjadikan kota dapat mel...
Apa itu Smart City?

Apa itu Smart City?

Smart City
Secara harfiah, smart city dapat diartikan sebagai “kota cerdas”. Smart city adalah konsep kota cerdas yang dirancang guna membantu berbagai hal kegiatan masyarakat, terutama dalam upaya mengelola sumber daya yang ada dengan efisien, serta memberikan kemudahan mengakses informasi kepada masyarakat, hingga untuk mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya. Dikutip dari laman smartcityindonesia.org, sebuah kota dikatakan Smart apabila kota tersebut benar-benar dapat mengetahui keadaan kota di dalamnya, memahami permasalahan tersebut secara lebih mendalam, hingga mampu melakukan aksi terhadap permasalahan tersebut. Sedangkan dalam buku Pengenalan dan Pengembangan Smart City, kota cerdas didefinisikan sebagai sebuah konsep pengembangan dan pengelolaan kota dengan pemanfaatan Tekn
BEKRAF Dukung Ekraf sebagai Pilar Baru Ekonomi Indonesia

BEKRAF Dukung Ekraf sebagai Pilar Baru Ekonomi Indonesia

Creative Economy
Ekonomi kreatif diyakini mampu menjadi poros ekonomi terbaru Republik Indonesia di masa yang akan datang. Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dibentuk berdasarkan PerPres no 6 tahun 2015 bertugas untuk membangun usaha ekonomi kreatif di Indonesia serta memiliki target berupa kontribusi sektor ekonomi kreatif pada pertumbuhan domestik bruto, tenaga kerja dan nilai ekspor. Pemaparan hasil kinerja dan pencapaian BEKRAF hingga tahun 2017 dirangkum dalam buku Outlook Ekraf (Opus) 2017 yang turut diluncurkan bersamaan dengan acara BEKRAF Indonesia: Creative Economy Outlook 2017 Conference di Djakarta Theather. Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf menjelaskan bahwa ekonomi kreatif pada 2015 telah berhasil menyumbang sekitar 852 triliun rupiah atau sebesar 7,83 persen terhadap total PDB Indon...