WCCNMedia

Wonosobo

Pengumuman Penerima Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahap II  2018

Pengumuman Penerima Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahap II 2018

Wonosobo
Setelah melakukan seleksi administrasi dan seleksi verifikasi lapangan, Kedeputian Infrastruktur Bekraf beserta Tim Penilai Teknis telah menentukan penerima Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahap II. Penerima Bantuan Pemerintah ini dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor : 411/SK/PPK/BEKRAF/IF.01/VIII/2018 tanggal 21 Agustus 2018 tentang Penerima Bantuan Pemerintah untuk Fasilitasi Sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahap II Tahun 2018. Berikut merupakan nama para pengusul yang telah dinyatakan lolos : No Nama Penerima Jumlah Barang/ Jasa 1 Yayasan Ngesti Laras, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 1 Paket Fasilitasi Sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 Yayasan 7th Sky, Kota Bandung, Jawa Barat 1 Paket Fasilitasi Sa...
Business Matching – Ekonomi Kreatif Wonosobo 2018

Business Matching – Ekonomi Kreatif Wonosobo 2018

Creative Economy, Event Kreatif, Wonosobo
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 12 Agustus 2018 Wonosobo Mall telah menyelenggarakan acara berjudul Business Matching - Ekonomi Kreatif Wonosobo 2018 dengan tema "Digitalisasi Dorong Usaha Ekonomi Kreatif Lebih Berdaya Saing" yang diadakan di Gerbanf Wisata Mandala dan dihadiri oleh Wakil Bupati Wonosobo Bpk. Ir. Agus Subagiyo, M. Si dan Bintang Tamu sekaligus artis Nasional Nafa Urbach. Dalam kesempatan tersebut Bapak Wakil Bupati Wonosobo mendukung penuh kegiatan-kegiatan Ekonomi Kreatif sehingga masyarakat maupun Pemerintah Daerah dapat terus berkolaborasi untuk meningkatkan Ekonomi berbasis kreatifitas guna menunjang terciptanya produk yang berdaya saing khususnya produk lokal Wonosobo. Dalam kesempatan yang sama juga Artis yang memiliki beberapa usaha baik dibidang Ku
Tentang Sistem Penilaian Mandiri Kabupaten dan Kota Kreatif Indonesia

Tentang Sistem Penilaian Mandiri Kabupaten dan Kota Kreatif Indonesia

Creative City, Wonosobo
Pemetaan potensi dan permasalahan ekonomi kreatif di tingkat pusat dan daerah menjadi prasyarat penting untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia. Bagi pemerintah daerah, hasil pemetaan potensi dan permasalahan ini dapat menjadi potret bagi dirinya sendiri untuk membangun dan mengembangkan ekonomi kreatif serta melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan melalui sektor ekonomi kreatif. Sementara bagi pemerintah pusat, hasil pemetaan ini dapat menjadi pedoman untuk menyusun kegiatan fasilitasi atau program yang diperlukan untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi kreatif di daerah. Semuanya berjalan secara simultan yang akan menjadi kerangka bagi pembangunan Sistem Ekonomi Kreatif Nasional. Selanjutnya juga sebagai gambaran besar penetapan koridor pembangunan ekonomi kreatif di...
Geografi Kabupaten Wonosobo

Geografi Kabupaten Wonosobo

Wonosobo
Kondisi Wilayah Kabupaten Wonosobo merupakan daerah pegunungan dengan ketinggian lokasi antara 250 m hingga 2.250 m diatas permukaan laut termasuk dalam jenis pegunungan muda dengan lembah yang curam. Secara geografis Kabupaten Wonosobo memiliki luas w98.448 ha (984,68 Km2) terletak dibebatuan prakwaker. Keadaan demikian sering menyebabkan timbul bencana alam terutama dimusim penghujan seperti tanah longsor (land slide), gerakan tanah runtuh dan gerakan merayap. Kondisi Wonosobo yang subur sangat mendukung untuk pengembangan pertanian sebagai mata pencaharian utama masyarakat Wonosobo. Pada sektor pertanian ini memiliki komoditas antara lain Padi, Teh, Tembakau, kopi dan berbagai jenis sayuran serta tanaman hortikultura lainnya. Wonosobo yang memiliki suhu udara antara 14,3 - 26,5 °C s
Pengertian Lambang Daerah Kabupaten Wonosobo

Pengertian Lambang Daerah Kabupaten Wonosobo

Wonosobo
Bentuk Lambang Daerah "Swantantra Wonosobo" adalah berdasarkan Surat Keputusan DPRD Swatantra Tingkat II Wonosobo Nomor SK. 58/DPRD/44 tanggal 22 Desember 1958, yang disahkan oleh Presiden RI dengan Keputusan Nomor 186 tahun 1960. Lambang Daerah Swatantra Wonosobo adalah sebagai berikut: Bentuk: Perisai Warna Dasar: Hitam dan Hijau Perbandingan ukuran dalam bidang adalah 5 : 7 Didalamnya terlukis Dwi Arga, yang diantaranya terdapat garis lurus ke bawah dan di sebelah bawahnya lima garis yang berlengkung, masing-masing sepuluh buah dengan warna kuning keemasan Tulisan-tulisan dengan huruf berwarna merah di atas putih di dalam pita: Di sebelah atas luar lukisan terdapat suryo sengkalang yang berbunyi "SABDA PANDAWA RAGA NYAWIJI" dalam huruf Jawa Di sebelah bawah d...

Sejarah Singkat Daerah Kabupaten Wonosobo

Wonosobo
Berdasarkan cerita rakyat, pada sekitar abad XVII tersebutlah tiga orang pengelana yang masing-masing bernama Kyai Kolodete, Kyai Karim dan Kyai Walik, mulai merintis suatu pemukiman di Wonosobo Selanjutnya Kyai Kolodete berada di dataran tinggi Dieng, Kyai Karim berada di daerah Kalibeber dan Kyai Walik berada di sekitar Kota Wonosobo sekarang ini. Sejak saat itu daerah didaerah ini mulai berkembang, tiga orang tokoh tersebut dianggap sebagai "cikal bakal" dari masyarakat Wonosobo yang dikenal sekarang ini. Makin lama daerah ini semakin berkembang, sehingga semakin ramai. Dikemudian hari dikenal beberapa nama tokoh penguasa daerah Wonosobo yang pusat pemerintahannya diSelomanik. Dikenal pula tokoh bernama Tumenggung Wiroduta di Pacekelan Kalilusi, yang selanjutnya dipindahkan k eLedok ...

1. Pemetaan

Timeline, Wonosobo
Pemetaan, diantaranya pemetaan potensi industri (kluster IKM dan UKM), potensi pengembangan dan pemanfaatan teknologi (Mis : Wonosobo Expo, Pasar Seni, dll) serta potensi pemberdayaan sumber daya manusia melalui pelatihan – pelatihan dan training center juga potensi – potensi pembiayaan.
Strategi & Roadmap

Strategi & Roadmap

Creative City, Timeline, Wonosobo
Strategi dan rencana aksi. Seiring dengan blue print ekonomi kreatif Kota Wonosobo, maka WCCN mengusulkan strategi dan rencana aksi yang akan dilaksanakan sebagai berikut: Pemetaan, diantaranya pemetaan potensi industri (kluster IKM dan UKM), potensi pengembangan dan pemanfaatan teknologi (Mis : Wonosobo Expo, Pasar Seni, dll) serta potensi pemberdayaan sumber daya manusia melalui pelatihan – pelatihan dan training center juga potensi – potensi pembiayaan. Kelembagaan, mengusulkan terbentuknya Badan Ekonomi Kreatif Wonosobo, yang kedepan memudahkan koordinasi dan sinkronisasi program – program dengan Badan Ekonomi Kreatif Nasional. Berjejaring (network), yang menginisiasi pertemuan dalam rangka terbentuknya WONOSOBO KREATIF, jejaring dan kerja sama Subosukawonosraten yang bersin

Prolog!

Creative City, Wonosobo
Kota Kreatif adalah kota yang melakukan riset dan pengembangan untuk menumbuhkan pembangunan ekonomi dengan ‘engine kreatifitas’ (mesin penggerak kreatifitas).  Mesin penggerak kreatifitas itu berupa ide/gagasan yang kreatif dan inovatif yang ditopang oleh kelengkapan infrastruktur kelembagaan dalam keterlibatan unsur ‘quadro helix’ (Birokrasi, Akademisi, bisnis dan Komunitas) serta adanya dukungan infrastruktur digital yang berkualitas dan modern. Istilah-istilah Kota Kreatif dan Komunitas Kota Kreatif di Indonesia : ICCN : Indonesia Creative City Network UCCN : Unesco Creative City Network WCCN : Wonosobo Creative City Network Kota Kreatif BEKRAF   Indonesian Creative Cities Network (ICCN) atau JK3I adalah Jejaring Kabupaten Kota Kreatif se-Indonesia yg merupaka